Sabtu

bukan hanya ada kita malam ini,
semuanya memandang kesegala arah yang mereka suka.
bukan hanya kita, bahkan kapas dan batu pun ingin bicara.
hanya saja mereka tak bisa.
seharusnya kita bisa bicara tetapi kita terlalu ketakutan,
dan memilih berselimut dalam malam, sendirian.
Malam yang memudar pun tak akan segera memaksa mu meski kau tunggu.
Siang yang dingin tak akan terlalu menuntut mu untuk melakukan hal
yang seharusnya kau lakukan sebelum-sebelumnya.
kita hanya diam seperti dulu,
otakku mulai memanas dan seharusnya kita pergi ke laut esok hari,
karna seharusnya disana ombak tak akan menghentikan luapan pikiran
yang kau berikan kepadanya.
siapa tahu kita akan saling mendengar setelah sekian lamanya.


bukan hanya tatapanmu, bahkn nafasmu pun aku rindu.

Tidak ada komentar: